ini adalah kerajinan tangan yang terbuat dari kerang yang berbentuk merak
azizah
Jumat, 22 November 2013
pesantren bahrul ulum TARAS
Awal
PONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM Tambakberas Jombang, terletak di Dusun Tambakberas, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Propinsi Jawa Timur, tepatnya ± 3 Km sebelah utara kota Jombang. PONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM Tambakberas Jombang, dengan sosio kultur religious agraris.
Sekitar tahun 1825 di sebuah Desa yang jauh dengan keramaian kota Jombang, tepatnya di sebelah utara kota Jombang, di Dusun Gedang kelurahan Tambakrejo, datanglah seorang yang ‘alim, pendekar ulama atau ulama pendekar, bernama ABDUS SALAM namun lebih dikenal dengan panggilan MBAH SHOICHAH (bentakan yang membuat orang gemetar) Kedatangannya di dusun ini membawa misi untuk menyebarkan agama dan ilmu yang dimilikinya. Menurut silsilah beliau termasuk keturunan Raja Brawijaya (kerajaan Majapahit).
Abdus Salam putra Abdul Jabbar putra Abdul Halim (Pangeran Benowo) putra Adurrohman (Jaka Tingkir). Selengkapnya Baca Silsilah Kyai Abdussalam halaman 21.
Kedatangan Abdus Salam di Desa ini semula masih merupakan hutan belantara, kurang lebih 13 tahun dia bergelut dengan semak belukar dan kemudian dijadikan perkampungan yang dihuni oleh komunitas manusia. Setelah berhasil merubah hutan menjadi perkampungan, mulailah ia membuat gubuk tempat ia berdakwah yaitu sebuah pesantren kecil yang terdiri dari sebuah langgar, bilik kecil untuk santri dan tempat tinggal yang sederhana. Pondok pesantren tersebut dikenal oleh masyarakat dengan sebutan Pondok Selawe atau Telu, dikarenakan jumlah santri yang berjumlah 25 orang dan jumlah bangunan yang hanya terdiri 3 lokal beserta mushollanya. Hal ini terjadi pada tahun 1838 M, kondisi tersebut adalah cikal bakal PONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM.
Sementara itu menurut versi yang lain istilah 3 (telu) adalah merupakan representasi dari Pondok Selawe atau Pondok Telu yang mengembangkan ilmu-ilmu Syari’at, Hakikat dan Kanuragan. Hal itu didasarkan pada manifestasi keilmuan Mbah Shoichah sendiri yang mencakup ketiganya.
Setelah Kyai Shoichah (Abdussalam) berusia lanjut (sepuh: bahasa jawa) tampuk pimpinan pondok Selawe atau pondok telu diserahkan kepada dua menantunya yang tidak lain adalah santrinya sendiri. Kedua menantunya tersebut adalah Kyai Ustman dan Kyai Sa’id. Dengan mendapat restu dari mertuanya Kyai Ustman dan Kyai Sa’id menjadikan pondok menjadi dua cabang, hal ini dikarenakan jumlah santri yang semakin bertambah banyak. Kyai Ustman mengembangkan pondok di Dusun Gedang yang tidak jauh dari pesantren ayah mertuanya yaitu di sebelah timur sungai pondok pesantren, sedangkan Kyai Sa’id mengembangkan pesantren di sebelah barat sungai.
Dalam penataan manajemen pendidikan pesantren yang diasuhnya, Kyai Ustman lebih berkonsentrasi mengajarkan ilmu-ilmu Thoriqot atau Tasawuf, sedangkan Kyai Sa’id mengajarkan ilmu-ilmu Syari’at.
Sekitar tahun 1825 di sebuah Desa yang jauh dengan keramaian kota Jombang, tepatnya di sebelah utara kota Jombang, diDusun Gedang kelurahan Tambakrejo, datanglah seorang yang ‘alim, pendekar ulama atau ulama pendekar, bernamaABDUS SALAMnamun lebih dikenal dengan panggilanMBAH SHOICHAH(bentakan yang membuat orang gemetar)Kedatangannya di dusun ini membawa misi untuk menyebarkan agama dan ilmu yang dimilikinya. Menurut silsilah beliau termasuk keturunan Raja Brawijaya (kerajaan Majapahit).
Abdus SalamputraAbdul JabbarputraAbdul Halim(Pangeran Benowo) putraAdurrohman(Jaka Tingkir).Selengkapnya Baca Silsilah Kyai Abdussalam halaman 21.
Kedatangan Abdus Salam di Desa ini semula masih merupakan hutan belantara, kurang lebih 13 tahun dia bergelut dengan semak belukar dan kemudian dijadikan perkampungan yang dihuni oleh komunitas manusia. Setelah berhasil merubah hutan menjadi perkampungan, mulailah ia membuatgubuktempat ia berdakwah yaitu sebuah pesantren kecil yang terdiri dari sebuah langgar, bilik kecil untuk santri dan tempat tinggal yang sederhana. Pondok pesantren tersebut dikenal oleh masyarakat dengan sebutanPondok SelaweatauTelu, dikarenakan jumlah santri yang berjumlah25 orangdan jumlah bangunan yang hanya terdiri3 lokalbeserta mushollanya. Hal ini terjadi pada tahun 1838 M, kondisi tersebut adalah cikal bakalPONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM.
Sementara itu menurut versi yang lain istilah 3 (telu) adalah merupakan representasi dariPondokSelawe atauPondokTeluyang mengembangkan ilmu-ilmuSyari’at,HakikatdanKanuragan. Hal itu didasarkan pada manifestasi keilmuanMbah Shoichahsendiri yang mencakup ketiganya.Cetak
fakta2 unik suju
150 FAKTA UNIK SUPER JUNIOR (ELF WAJIB BACA)
2. Leeteuk: “Kalau ELF nggak ada, aku hanyalah sebuah cangkang yang kosong“
3. ELF: “Oppa, jangan pergi kemana-mana, jangan berubah” Eunhyuk: “Aku nggak boleh pergi ke kamar mandi juga?” – UFO reply
4. ELF: “Donghae oppa milik siapa ?” Kyuhyun: “Donghae milikku” – UFO reply
5. MC: “Yesung, apa olahragamu ?” Yesung: “Mengoleksi serangga” – (EHB)
6. Siwon : “Jangan menjadi seorang ELF dari awal…kamu hanya perlu menjadi ELF sampai akhir“
7. Yesung : “Walaupun Leeteuk dan aku menjadi trainee selama 5 tahun dan Kyuhyun 3 bulan, dalam kemampuan, Kyuhyun mungkin lebih baik“
8. Kibum: “Lagu bagus. Siapa penyanyinya ?” Donghae: “Ohh. Kau suka mereka ? Super Junior”Kibum: “Super Junior ? AKU NGGAK SUKA MEREKA” *LOL*
9. Sungmin: “Super Junior K.R.Y + T + M + Happy = 1″
10. ELF: “Menikahlah denganku” Kyuhyun: “Kalau Sungmin mengijinkan“
11. Heechul: “Nama panggungnya adalah Donghae…nama sesungguhnya adalah Fish“
12. Leeteuk: “…Aku fans EunHae” Kangin: “Kau harus suka KangTeuk !!”
13. “Dengan menyelenggarakan sebuah acara, aku telah mencuri hati banyak wanita.” – Leeteuk(Love Pursuer)
14. ”Heechul hyung bukanlah tipe yang diinginkan semua member” -Eunhyuk (Oh! My School)
15. ELF: “Aku jatuh! Oppa, aku terluka di lengan kiriku! T_T.” Kyuhyun: “Semua member sedang sibuk, jadi tidak ada yang bisa melihatmu. Aku juga sibuk! Hahaha……”
16. ELF: “Eunhyuk oppa terlihat lebih natural jika tidak menggunakan make up… kk~” Kyuhyun: “Sungmin, Kibum, dan Leeteuk hyung jauh lebih tampan jika tidak memakai make up! ^^ “
17. ELF: “Senang melihat dia kembali! Kibum oppa terlihat sedikit berbeda!.” Kyuhyun: “Kapan kau melihatnya? Terakhir melihat Kibum hyung, aku masih jauh lebih tampan daripada dia…hahahaha.”
18. Seorang fans yang datang ke acara fansigning, untuk mendapat tanda tangan Heechul.Ketika ia melihat Heechul, ia langsung panik dan berteriak, “Kim Heechul! Lihat kesini! Kim Heechul!.” Heechul: “Berapa umurmu???!!! Berani sekali kau tidak menggunakan sapaan hormat!!!.”
19. Leeteuk: “Aku suka orang yang setia.”
20. “Menjadi penyanyi adalah kehendak Tuhan…” Kibum akan menjawab seperti itu apabila ia ditanya tentang alasannya menjadi seorang penyanyi.
21. MC: “Jika kau bisa mengeluarkan salah satu anggota Super Junior, siapa dia?.” Leeteuk: “Eunhyuk. Karena dia selalu membuatku iri. Dia pandai menari, menyanyi, melakukan rap, dan penampilannya juga tidak buruk. Melihat wajahnya saja, sudah ingin membuat orang tertawa.”
22. “Member yang tidak pantas berada di Super Junior adalah Siwon. Karena dia terlalu sempurna!.”Leeteuk
23. Jika ditanya, “Siapa yang paling menakutkan di Super Junior?.” Maka Siwon akan segera menjawab, “YESUNG hyuuung!.”
24. Ryeowook dan Sungmin pernah datang ke acara radio Kangin. Sepanjang acara Ryeowookhanya diam saja. Ketika ditanya kenapa, dia menjawab “ Aku kira acara ini terbuka untuk fans, jadi aku menata rambutku. Ternyata fans tidak boleh masuk dan melihat”
25. Ryeowook pernah berkata : “Ketika kami pergi ke China, penggemar akan selalu mengangkat poster besar. Selalu ada SJ di salah satunya. Ketika aku melihat poster tersebut, aku akan mulai menghitung member kami, dari 1 sampai 13. Ketika aku mencapai angka 13, itu terasa seperti semua member bersama kembali. Aku selalu percaya, menjadi terpisah itu hanya masalah waktu. Kami pasti akan kembali dan berada disisi mereka lagi.”
26. “Aku memang tidak terlalu sering bercermin, tapi tiap kali bercermin, yang ada di pikiranku adalah ‘Wow, aku tampan sekali’.”—Eunhyuk
27. Kalau ada yang bertanya “Super Junior adalah ?” Sungmin akan menjawab “Super Junior adalah taman hiburan”.
28. “Tuhan itu baik~.” Siwon selalu mengatakan itu.
29. “Kalau aku nggak ada, siapa yang akan mengurus Ttangkomang?.” Yesung. Ttangkomang adalah kura-kura peliharaan Yesung.
30. Yesung: “Wajah member Super Junior terlihat sangat lucu dan terlihat polos. Makanya, aku suka memegang-megang wajah mereka.”
31. Waktu Hangeng baru datang ke Korea, Siwon selalu berkata, “Dia orang yang sangat hebat.”
32. Kyuhyun suka mencium Sungmin pada kelopak matanya. Ketika Sungmin bertanya kenapa, dia menjawab, “Karena menciummu di kelopak mata, aku ingin kau tidur nyenyak … dan kau tahu aku tidak begitu bagus dalam berkata-kata.”
33. “Eunhyuk suka berhutang, tapi kemudian ia lupa membayarnya.”—Leeteu
k.
34. Eunhyuk : “Party in the YOOSA!!!.” (Eunhyuk sebenarnya mau bilang USA)
35. “Aku ingin mempunyai istri yang pandai memasak, sabar, dan setia nantinya.”—Eunhyuk.
36. “Ketika aku sedang syuting ‘It’s Allright, Daddy’s Daughter’, aku sering mengingat ayahku yang pasti sekarang sudah berada di surga.”—Donghae.
37. Setelah Shindong selesai menarikan “Tell Me”-nya Wonder Girls, Heechul berkata “Ini benar-benar penemuan pada tubuh manusia! Bagaimana bisa tubuh seperti ini menarikan jenis tarian seperti itu?!”
38. Leeteuk : “Aku mengatakan di TV bahwa aku bisa berganti sepatu sebanyak 3 kali…” MC : “Benarkah? Kudengar itu 4.” Leeteuk : “T-TIDAK! SIAPA YANG MENGATAKANNYA!?”
39. “Sayangku, aku terjebak ditengah-tengah kemacetan!.” Sms Kyuhyun kepada Eunhyuk danLeeteuk.
40. “Cinta itu seperti air, ketika tak ada air kau kehausan dan bersedih tetapi ketika terlalu banyak air kau tak menyadari bahwa itu sangat berharga.”—Sungmin
41. “Biar kutebak, ketika wanita melihatku, mereka melihatku menarik sebagai pria. Dan ketika para pria melihatku, mereka juga melihatku seperti itu. Mereka melakukan semua itu padaku. Itu samasekali bukan kesalahanku.”—Heechul
42. “Sekalinya aku menjalin hubungan dengan seseorang, aku berpikir untuk menikah. Sekalinya aku jatuh cinta, aku harus menikahinya. Jika kami putus, lalu ini adalah sebuah ‘kegagalan’.”—Leeteuk
43. “Bagiku, keajaiban yang paling besar terjadi setelah aku mengalami kecelakaan. Dokter mengatakan bahwa aku hampir tidak mungkin bisa berjalan lagi. Tapi aku sembuh, jauh lebih cepat daripada yang diperkirakan.”—Heechul
44. “Super Junior masih menjadi favoritku. Walaupun aku tidak bisa tampil di panggung bersama yang lain, hatiku masih ada bersama 12 member. Percayalah padaku.”—Kibum
45. “Annyeonghaseyo, aku Kyuhyun dengan umur dibawah rata-rata member Super Junior.”—CaraKyuhyun memperkenalkan diri
46. “Kau harus mendengarkan perkataan hyungs-mu!!”—Kangin sedang memarahi Kyuhyun yang bandel
47. “Aku minta maaf atas semua kesalahanku selama ini, aku mencintai kalian”—Kata Ryeowookkalau dia sudah mulai mabuk
48. “Kapanpun Sungmin hyung memikirkanku, dia tidak bisa berkonsentrasi melakukan apapun.” –Kyuhyun
49. Sungmin: “Aku bagus dalam hal apapun, tidak ada yang tidak bisa aku lakukan. Aku adalah seorang genius.” Yesung: “Sungmin?” Sungmin: “Yea?” Yesung: “Berhenti berbicara yang tidak-tidak.” – Miracle for You
50. Leeteuk: “Suatu hari aku sedang jalan-jalan. Ada seorang anak kecil memanggilku, ‘Ya, itu bukan paman Sorry Sorry (ahjussi)!”
51. Eunhyuk: “Aku tidak punya jadwal hari ini jadi aku tidur.” Leeteuk: “Aku pergi syuting CF hari ini.” Eunhyuk: “Aku syuting (CF itu) besok.” *menjulurkan lidah atau mehrong* Leeteuk: “Aku MASIH syuting (CF itu) besok.” *mehrong*
52. ELF: “Kyu-oppa, apakah cintamu untuk Sungmin sudah mati? Kenapa itu tak terlihat?”Ryeowook: “Karena Kyuhyun mencintaiku!”
53. “Aku akan menjaga hatiku, walaupun setelah aku meninggal, faktanya aku bertemu ELF.” –Donghae.
54. “Super Show… Sebuah konser dimana SuJu dan ELF menjadi lebih kuat… Dimana kita menjadi satu… Yang mengizinkan kita untuk selangkah lebih maju dan berkembang.” – Eunhyuk.
55. “Walaupun kita jauh secara fisik, kita tahu kita selalu bersama. Walaupun kita tidak mengatakan ‘Aku cinta kamu’, kita tahu kita mencintai satu sama lain. Walaupun kita tidak mengatakan kita satu, kita tahu kita adalah satu. 13.” – Donghae.
56. “Kita semua manusia, hanya berbeda bahasa, berbeda warna kulit. Jadi interaksinya masih baik, siapa tahu, mungkin kita bisa menikah.”- Eunhyuk.
57. “Walaupun jika aku harus membahayakan hidupku, aku harus melindungi dia.” Kata Heechul padaDonghae.
58. Gagman (membahas tentang namanya Sungmin) : “Apakah kau sudah googling namamu sebelumnya?” Sungmin: “SUDAH!” Gagman: “Siapa yang muncul?” Sungmin: “AKU!” Gagman: “Bagaimana denganku?” Sungmin: “Oh…Itu tergantung popularitasmu.” – Gag Concert
59. MC: “Apa panggilan sayang kalian berdua?” Kangin: “Darling.” Donghae: “Tapi hyung… memanggil SEMUA GADIS dengan DARLING.”
60. Kyuhyun: “Jika aku memiliki hatimu, maka aku adalah seorang pemenang.”
61. “Karena kami punya 13 member, jika hanya satu member yang keluar setiap tahunnya, kami dapat bertahan selama tigabelas tahun.” – Leeteuk
62. “Kalau hidupku punya sebuah buku, aku akan menuliskannya yang paling besar, tulisan yang paling tebal…SUPER JUNIOR.”-Eunhyuk
63. “Kami Super Junior karena kami ada ber-tigabelas. Kami harus ber-tigabelas untuk menjadi Super Junior dan berada diatas panggung; bukan sebuah kelompok namanya jika seorang anggota baik atau buruk, tapi akan akan bersinar sangat baik ketika kami ber-13 bergabung.”—Kangin (Happy Day 2007)
64. “Kami, Super Junior, bukanlah grup yang akan punah 2, 3 tahun. Kami akan bersama selama 20, 30 tahun sampai ELF tidak menginginkan kami lagi.”—Leeteuk
65. Kibum selalu mencoba untuk menolong Eunhyuk, tetapi ketika situasinya mulai kacau, dia akan berkata: “Terserah kau saja, hyung“
66. ELF: “Yesung, Kyuhyun… maukah kalian makan malam bersamaku?” Kyuhyun: “Aku sudah ada janji dengan Changmin & Victoria.”—UFO Reply
67. “Bolehkah aku berkata kepada member yang tidak ada disini? Aku ingin lebih akrab dengan Yesung. Yesungah, aku benar-benar ingin menjadi akrab denganmu. Sebelumnya, sesuatu telah terjadi & yang lainnya selalu berusaha membuatku tenang, berkata bahwa ini baik-baik saja. Seperti yang Siwon katakan padaku, ‘Hyung, kau adalah leader, aku akan selalu mengikutimu.’, tapi Yesung kau berkata, ‘Ah! Aku tahu kau akan begitu. Kau terlalu berbangga hati.’ Orangtua kita sudah sangat akrab, sekarang ayo kita saling mengakrabkan diri.”—Kata Leeteuk ke Yesung
68. “Cinderella & Simba… Sudah bertahan selama 5 tahun… .”—Heechul di twitternya
69. “Siwon, aku sayang kamu, maafkan kesalahanku.” – Donghae untuk Siwon di album ke-2 Super Junior.
70. “Walaupun aku menabrak mobil yang sangat besar, aku tidak akan terluka.”- Mimpi Donghaewaktu kecil.
71. Eunhyuk: “Ayo kita putus, Donghae.” Donghae: “Cepat turun, aku akan memukulmu!”
72. Donghae: “Aku benar-benar tidak tahan, dia (Sungmin) sudah tua tapi masih bertingkah seperti anak-anak, selalu berbicara manis dengan ibunya di telepon dan itu membangunkanku.” MC: “Lalu, kamu tidak bicara apapun?” Donghae: “Dia adalah hyung-ku jadi aku tidak bisa apa-apa, aku hanya bangun dan meninggalkan ruangan.” MC: “Bagaimana jika dia dongsaengmu? Apakah kamu akan menendangnya?” Donghae: “Huh? Aku juga tidak akan menendangnya.”
73. “Hyung, kalau kau lapar kapanpun aku akan memasakkan makanan untukmu.” – Ryeowook keDonghae.
74. ELF: “Oh ya, Eunhyuk dari Super Junior… berapa lagi tinggi badannya? 173? 174? 176?”Eunhyuk: *berbisik saat melewati ELF tersebut* “176.”
75. ELF: “Sungmin oppa, sebuah program yang kamu ingin tampil didalamnya?” Sungmin: “We Got Married, kekeke~”
76. ELF: “Oppa, kapankah ciuman pertamamu?” Donghae: “Kapan kau akan menciumku?” – 100 Q & A
77. “Bagaimana seorang laki-laki memperlakukan ibunya sebelum menikah adalah bagaimana dia akan memperlakukan istrinya setelah menikah.”- Leeteuk.
78. “Dan ini sulit bagiku untuk berada diatas panggung bersama dengan member yang lainnya.”-Kyuhyun.
79. “Pertama, aku ingin ELF selalu sehat, jagalah kesehatan sebelum yang lainnya.” –Donghae
80. “Aku orang yang pemalu. Aku tidak bisa mengekspresikan perasaanku dengan baik.”- Kibum.
artikel seni kaligrafi
Diterbitkan pada Selasa, 19 Januari 2010 23:53
Dilihat: 17625
Penulisan kaligrafi merupakan salah satu bentuk keindahan Alquran yang disebut juga seni menulis indah . Kaligrafi diciptakan dan dikembangkan oleh kaum Muslim sejak kedatangan Islam. Dibandingkan seni Islam yang lain, kaligrafi memperoleh kedudukan yang paling tinggi dan merupakan ekspresi semangat Islam yang sangat khas. Oleh karena itu, kaligrafi sering disebut sebagai 'seninya seni Islam' (the art of Islamic).
Meski karya kaligrafi identik dengan tulisan Arab, kata kaligrafi itu sendiri berasal dari bahasa Yunani (Kalios: indah dan graphia: tulisan). Sementara itu, bahasa Arab mengistilahkannya dengan khatt (tulisan atau garis) yang ditujukan pada tulisan yang indah (al-kitabah al-jamilah atau al-khatt al-jamil).
Akar kaligrafi Arab sebenarnya adalah tulisan hieroglif Mesir, yang kemudian terpecah menjadi "khatt Feniqi" (Fenisia), Arami (Aram), dan Musnad (kitab yang memuat segala macam hadits). Menurut al-Maqrizi, seorang ahli sejarah abad ke-4, tulisan kaligrafi Arab pertama kali dikembangkan oleh masyarakat Himyar (suku yang mendiami Semenanjung Arab bagian barat daya sekitar 115-525 SM). Musnad merupakan kaligrafi Arab kuno yang mula-mula berkembang dari sekian banyak jenis khatt yang dipakai oleh masyarakat Himyar. Dari tulisan tua Musnad yang berkembang di Yaman, lahirlah khatt Kufi.
Sebagai seni tulis yang melahirkan karya artistik yang bermutu tinggi, kaligrafi memiliki aturan dan teknik khusus dalam pengerjaannya. Bukan hanya pada teknik penulisan, tetapi juga pada pemilihan warna, bahan tulisan, medium, hingga pena. Secara teknis kaligrafi juga sangat bergantung pada prinsip geometri dan aturan tentang keseimbangan. Aturan keseimbangan ini secara fundamental didukung oleh huruf alif dan titik yang menjadi penanda dan pembeda bagi beberapa huruf Arab. Meski dalam perkembangannya muncul ratusan gaya penulisan kaligrafi, tidak semua gaya tersebut bertahan hingga saat ini. Ada sembilan gaya penulisan kaligrafi yang populer yang dikenal oleh para pecinta seni kaligrafi.
Jenis Kaligrafi Kufi
1. Kufi
Gaya penulisan kaligrafi ini banyak digunakan untuk penyalinan Alquran periode awal. Karena itu, gaya Kufi ini adalah model penulisan paling tua di antara semua gaya kaligrafi. Gaya ini pertama kali berkembang di Kota Kufah, Irak, yang merupakan salah satu kota terpenting dalam sejarah peradaban Islam sejak abad ke-7 M. Gaya penulisan kaligrafi yang diperkenalkan oleh Bapak Kaligrafi Arab, Ibnu Muqlah, memiliki karakter huruf yang sangat kaku, patah-patah, dan sangat formal. Gaya ini kemudian berkembang menjadi lebih ornamental dan sering dipadu dengan ornamen floral
Gaya Kaligrafi Tsuluts
2. Tsuluts
Seperti halnya gaya Kufi, kaligrafi gaya Tsuluts diperkenalkan oleh Ibnu Muqlah yang merupakan seorang menteri (wazii) di masa Kekhalifahan Abbasiyah. Tulisan kaligrafi gaya Tsuluts sangat ornamental, dengan banyak hiasan tambahan dan mudah dibentuk dalam komposisi tertentu untuk memenuhi ruang tulisan yang tersedia. Karya kaligrafi yang menggunakan gaya Tsuluts bisa ditulis dalam bentuk kurva, dengan kepala meruncing dan terkadang ditulis dengan gaya sambung dan interseksi yang kuat. Karena keindahan dan keluwesannya ini, gaya Tsuluts banyak digunakan sebagai ornamen arsitektur masjid, sampul buku, dan dekorasi interior.
Gaya Kaligfari Naskhi
3. Naskhi
Kaligrafi gaya Naskhi paling sering dipakai umat Islam, baik untuk menulis naskah keagamaan maupun tulisan sehari-hari. Gaya Naskhi termasuk gaya penulisan kaligrafi tertua. Sejak kaidah penulisannya dirumuskan secara sistematis oleh Ibnu Muqlah pada abad ke-10, gaya kaligrafi ini sangat populer digunakan untuk menulis mushaf Alquran sampai sekarang. Karakter hurufnya sederhana, nyaris tanpa hiasan tambahan, sehingga mudah ditulis dan dibaca.
Gaya Kaligfrafi Riq'ah
4. Riq'ah
Kaligrafi gaya Riq'ah merupakan hasil pengembangan kaligrafi gaya Naskhi dan Tsuluts. Sebagaimana halnya dengan tulisan gaya Naskhi yang dipakai dalam tulisan sehari-hari. Riq'ah dikembangkan oleh kaligrafer Daulah Usmaniyah, lazim pula digunakan untuk tulisan tangan biasa atau untuk kepentingan praktis lainnya. Karakter hurufnya sangat sederhana, tanpa harakat, sehingga memungkinkan untuk ditulis cepat.
Gaya Kaligrafi Raihani
5. Ijazah (Raihani)
Tulisan kaligrafi gaya Ijazah (Raihani) merupakan perpaduan antara gaya Tsuluts dan Naskhi, yang dikembangkan oleh para kaligrafer Daulah Usmani. Gaya ini lazim digunakan untuk penulisan ijazah dari seorang guru kaligrafi kepada muridnya. Karakter hurufnya seperti Tsuluts, tetapi lebih sederhana, sedikit hiasan tambahan, dan tidak lazim ditulis secara bertumpuk (murakkab).
Gaya Kaligrafi Diwani
6. Diwani
Gaya kaligrafi Diwani dikembangkan oleh kaligrafer Ibrahim Munif. Kemudian, disempurnakan oleh Syaikh Hamdullah dan kaligrafer Daulah Usmani di Turki akhir abad ke-15 dan awal abad ke-16. Gaya ini digunakan untuk menulis kepala surat resmi kerajaan. Karakter gaya ini bulat dan tidak berharakat. Keindahan tulisannya bergantung pada permainan garisnya yang kadang-kadang pada huruf tertentu meninggi atau menurun, jauh melebihi patokan garis horizontalnya. Model kaligrafi Diwani banyak digunakan untuk ornamen arsitektur dan sampul buku.
Gaya Kaligrafi Diwani Jali
7. Diwani Jali
Kaligrafi gaya Diwani Jali merupakan pengembangan gaya Diwani. Gaya penulisan kaligrafi ini diperkenalkan oleh Hafiz Usman, seorang kaligrafer terkemuka Daulah Usmani di Turki. Anatomi huruf Diwani Jali pada dasarnya mirip Diwani, namun jauh lebih ornamental, padat, dan terkadang bertumpuk-tumpuk. Berbeda dengan Diwani yang tidak berharakat, Diwani Jali sebaliknya sangat melimpah. Harakat yang melimpah ini lebih ditujukan untuk keperluan dekoratif dan tidak seluruhnya berfungsi sebagai tanda baca. Karenanya, gaya ini sulit dibaca secara selintas. Biasanya, model ini digunakan untuk aplikasi yang tidak fungsional, seperti dekorasi interior masjid atau benda hias.
Gaya Kaligrafi Farisis
8. Farisi
Seperti tampak dari namanya, kaligrafi gaya Farisi dikembangkan oleh orang Persia dan menjadi huruf resmi bangsa ini sejak masa Dinasti Safawi sampai sekarang. Kaligrafi Farisi sangat mengutamakan unsur garis, ditulis tanpa harakat, dan kepiawaian penulisnya ditentukan oleh kelincahannya mempermainkan tebal-tipis huruf dalam 'takaran' yang tepat. Gaya ini banyak digunakan sebagai dekorasi eksterior masjid di Iran, yang biasanya dipadu dengan warna-warni arabes.
Gaya Kaligrafi Moalla
9. Moalla
Walaupun belum cukup terkenal, gaya kaligrafi Moalla merupakan gaya yang tidak standar, dan tidak masuk dalam buku panduan kaligrafi yang umum beredar. Meski tidak begitu terkenal, kaligrafi ini masih masuk dalam daftar jenis-jenis kaligrafi dalam wikipedia Arab, tergolong bagian kaligrafi jenis yang berkembang di Iran. Kaligrafi ini diperkenalkan oleh Hamid Ajami, seorang kaligrafer kelahiran Teheran.
Sumber: nikinisa.blogspot.com
< Misteri Angka 7
Indeks Pilihan
Beranda
Kisah Nabawi
Kisah Sahabat Nabi
Kramat Aidid
Kisah Ulama
Kisah Quran Dan Hadist
Kisah Hikmah
Sains Islam
Tasawuf
Mimpi Bertemu Rasulullah
Artikel Umum
Anekdot
Cari Artikel
Lain-lain
Al Quran Online
Al Hadits Online
Qibla Locator
Kalkulator Zakat
Tanggal Hijriyah
Download
Download Qasidah -box.net-
GTranslate
English French German Italian Portuguese Russian Spanish
Follow Us On Twitter - Image
SocialTwist Tell-a-Friend
Facebook Logo
Artikel Populer
Umar Bin Khattab
Kisah Ya'juj Dan Ma'juj
Kisah Ashabul Kahfi
73 Golongan Umat Nabi SAW
Ali Bin Abu Thalib: Orang yang Dicintai Allah Dan Rasulnya
Dilihat: 17625
Penulisan kaligrafi merupakan salah satu bentuk keindahan Alquran yang disebut juga seni menulis indah . Kaligrafi diciptakan dan dikembangkan oleh kaum Muslim sejak kedatangan Islam. Dibandingkan seni Islam yang lain, kaligrafi memperoleh kedudukan yang paling tinggi dan merupakan ekspresi semangat Islam yang sangat khas. Oleh karena itu, kaligrafi sering disebut sebagai 'seninya seni Islam' (the art of Islamic).
Meski karya kaligrafi identik dengan tulisan Arab, kata kaligrafi itu sendiri berasal dari bahasa Yunani (Kalios: indah dan graphia: tulisan). Sementara itu, bahasa Arab mengistilahkannya dengan khatt (tulisan atau garis) yang ditujukan pada tulisan yang indah (al-kitabah al-jamilah atau al-khatt al-jamil).
Akar kaligrafi Arab sebenarnya adalah tulisan hieroglif Mesir, yang kemudian terpecah menjadi "khatt Feniqi" (Fenisia), Arami (Aram), dan Musnad (kitab yang memuat segala macam hadits). Menurut al-Maqrizi, seorang ahli sejarah abad ke-4, tulisan kaligrafi Arab pertama kali dikembangkan oleh masyarakat Himyar (suku yang mendiami Semenanjung Arab bagian barat daya sekitar 115-525 SM). Musnad merupakan kaligrafi Arab kuno yang mula-mula berkembang dari sekian banyak jenis khatt yang dipakai oleh masyarakat Himyar. Dari tulisan tua Musnad yang berkembang di Yaman, lahirlah khatt Kufi.
Sebagai seni tulis yang melahirkan karya artistik yang bermutu tinggi, kaligrafi memiliki aturan dan teknik khusus dalam pengerjaannya. Bukan hanya pada teknik penulisan, tetapi juga pada pemilihan warna, bahan tulisan, medium, hingga pena. Secara teknis kaligrafi juga sangat bergantung pada prinsip geometri dan aturan tentang keseimbangan. Aturan keseimbangan ini secara fundamental didukung oleh huruf alif dan titik yang menjadi penanda dan pembeda bagi beberapa huruf Arab. Meski dalam perkembangannya muncul ratusan gaya penulisan kaligrafi, tidak semua gaya tersebut bertahan hingga saat ini. Ada sembilan gaya penulisan kaligrafi yang populer yang dikenal oleh para pecinta seni kaligrafi.
Jenis Kaligrafi Kufi
1. Kufi
Gaya penulisan kaligrafi ini banyak digunakan untuk penyalinan Alquran periode awal. Karena itu, gaya Kufi ini adalah model penulisan paling tua di antara semua gaya kaligrafi. Gaya ini pertama kali berkembang di Kota Kufah, Irak, yang merupakan salah satu kota terpenting dalam sejarah peradaban Islam sejak abad ke-7 M. Gaya penulisan kaligrafi yang diperkenalkan oleh Bapak Kaligrafi Arab, Ibnu Muqlah, memiliki karakter huruf yang sangat kaku, patah-patah, dan sangat formal. Gaya ini kemudian berkembang menjadi lebih ornamental dan sering dipadu dengan ornamen floral
Gaya Kaligrafi Tsuluts
2. Tsuluts
Seperti halnya gaya Kufi, kaligrafi gaya Tsuluts diperkenalkan oleh Ibnu Muqlah yang merupakan seorang menteri (wazii) di masa Kekhalifahan Abbasiyah. Tulisan kaligrafi gaya Tsuluts sangat ornamental, dengan banyak hiasan tambahan dan mudah dibentuk dalam komposisi tertentu untuk memenuhi ruang tulisan yang tersedia. Karya kaligrafi yang menggunakan gaya Tsuluts bisa ditulis dalam bentuk kurva, dengan kepala meruncing dan terkadang ditulis dengan gaya sambung dan interseksi yang kuat. Karena keindahan dan keluwesannya ini, gaya Tsuluts banyak digunakan sebagai ornamen arsitektur masjid, sampul buku, dan dekorasi interior.
Gaya Kaligfari Naskhi
3. Naskhi
Kaligrafi gaya Naskhi paling sering dipakai umat Islam, baik untuk menulis naskah keagamaan maupun tulisan sehari-hari. Gaya Naskhi termasuk gaya penulisan kaligrafi tertua. Sejak kaidah penulisannya dirumuskan secara sistematis oleh Ibnu Muqlah pada abad ke-10, gaya kaligrafi ini sangat populer digunakan untuk menulis mushaf Alquran sampai sekarang. Karakter hurufnya sederhana, nyaris tanpa hiasan tambahan, sehingga mudah ditulis dan dibaca.
Gaya Kaligfrafi Riq'ah
4. Riq'ah
Kaligrafi gaya Riq'ah merupakan hasil pengembangan kaligrafi gaya Naskhi dan Tsuluts. Sebagaimana halnya dengan tulisan gaya Naskhi yang dipakai dalam tulisan sehari-hari. Riq'ah dikembangkan oleh kaligrafer Daulah Usmaniyah, lazim pula digunakan untuk tulisan tangan biasa atau untuk kepentingan praktis lainnya. Karakter hurufnya sangat sederhana, tanpa harakat, sehingga memungkinkan untuk ditulis cepat.
Gaya Kaligrafi Raihani
5. Ijazah (Raihani)
Tulisan kaligrafi gaya Ijazah (Raihani) merupakan perpaduan antara gaya Tsuluts dan Naskhi, yang dikembangkan oleh para kaligrafer Daulah Usmani. Gaya ini lazim digunakan untuk penulisan ijazah dari seorang guru kaligrafi kepada muridnya. Karakter hurufnya seperti Tsuluts, tetapi lebih sederhana, sedikit hiasan tambahan, dan tidak lazim ditulis secara bertumpuk (murakkab).
Gaya Kaligrafi Diwani
6. Diwani
Gaya kaligrafi Diwani dikembangkan oleh kaligrafer Ibrahim Munif. Kemudian, disempurnakan oleh Syaikh Hamdullah dan kaligrafer Daulah Usmani di Turki akhir abad ke-15 dan awal abad ke-16. Gaya ini digunakan untuk menulis kepala surat resmi kerajaan. Karakter gaya ini bulat dan tidak berharakat. Keindahan tulisannya bergantung pada permainan garisnya yang kadang-kadang pada huruf tertentu meninggi atau menurun, jauh melebihi patokan garis horizontalnya. Model kaligrafi Diwani banyak digunakan untuk ornamen arsitektur dan sampul buku.
Gaya Kaligrafi Diwani Jali
7. Diwani Jali
Kaligrafi gaya Diwani Jali merupakan pengembangan gaya Diwani. Gaya penulisan kaligrafi ini diperkenalkan oleh Hafiz Usman, seorang kaligrafer terkemuka Daulah Usmani di Turki. Anatomi huruf Diwani Jali pada dasarnya mirip Diwani, namun jauh lebih ornamental, padat, dan terkadang bertumpuk-tumpuk. Berbeda dengan Diwani yang tidak berharakat, Diwani Jali sebaliknya sangat melimpah. Harakat yang melimpah ini lebih ditujukan untuk keperluan dekoratif dan tidak seluruhnya berfungsi sebagai tanda baca. Karenanya, gaya ini sulit dibaca secara selintas. Biasanya, model ini digunakan untuk aplikasi yang tidak fungsional, seperti dekorasi interior masjid atau benda hias.
Gaya Kaligrafi Farisis
8. Farisi
Seperti tampak dari namanya, kaligrafi gaya Farisi dikembangkan oleh orang Persia dan menjadi huruf resmi bangsa ini sejak masa Dinasti Safawi sampai sekarang. Kaligrafi Farisi sangat mengutamakan unsur garis, ditulis tanpa harakat, dan kepiawaian penulisnya ditentukan oleh kelincahannya mempermainkan tebal-tipis huruf dalam 'takaran' yang tepat. Gaya ini banyak digunakan sebagai dekorasi eksterior masjid di Iran, yang biasanya dipadu dengan warna-warni arabes.
Gaya Kaligrafi Moalla
9. Moalla
Walaupun belum cukup terkenal, gaya kaligrafi Moalla merupakan gaya yang tidak standar, dan tidak masuk dalam buku panduan kaligrafi yang umum beredar. Meski tidak begitu terkenal, kaligrafi ini masih masuk dalam daftar jenis-jenis kaligrafi dalam wikipedia Arab, tergolong bagian kaligrafi jenis yang berkembang di Iran. Kaligrafi ini diperkenalkan oleh Hamid Ajami, seorang kaligrafer kelahiran Teheran.
Sumber: nikinisa.blogspot.com
< Misteri Angka 7
Indeks Pilihan
Beranda
Kisah Nabawi
Kisah Sahabat Nabi
Kramat Aidid
Kisah Ulama
Kisah Quran Dan Hadist
Kisah Hikmah
Sains Islam
Tasawuf
Mimpi Bertemu Rasulullah
Artikel Umum
Anekdot
Cari Artikel
Lain-lain
Al Quran Online
Al Hadits Online
Qibla Locator
Kalkulator Zakat
Tanggal Hijriyah
Download
Download Qasidah -box.net-
GTranslate
English French German Italian Portuguese Russian Spanish
Follow Us On Twitter - Image
SocialTwist Tell-a-Friend
Facebook Logo
Artikel Populer
Umar Bin Khattab
Kisah Ya'juj Dan Ma'juj
Kisah Ashabul Kahfi
73 Golongan Umat Nabi SAW
Ali Bin Abu Thalib: Orang yang Dicintai Allah Dan Rasulnya
Kamis, 21 November 2013
Cara Membuat Tulisan Copyright di Blog
Tulisan copyright ini sangat sering kita temui di bagian bawah sebuah blog atau website. Kalau menurut saya, tulisan ini memberikan informasi siapa pembuat template blog Sobat, siapa pemilik blog tersebut atau info-info lainnya.
Selain memberikan informasi, tulisan ini juga membuat blog atau website kita lebih profesional. Membuat tulisan copyright di blog cukup mudah karena tidak menggunakan kode HTML yang sulit. Kalau di blog Sobat belum ada tulisan Copyright kenapa ngga mulai memasang sekarang juga??? Okeh lah, langsung saja kita meluncur ke tutorial membuat tulisan copyright di blog.
Langkah 1
Login ke akun Blogger milik Sobat > Tata Letak > Edit HTML. Klik Download Full Template untuk membackup template blog Anda.
Copas kode berikut tepat di atas kode ]]></b:skin>
.copyright{Ganti float menjadi right jika Sobat ingin meletakkannya pada bagian kanan blog, leftpada bagian kiri. Jika ingin terletak di tengah, hapus kode float.
float:left;
padding-top:5px;
padding-bottom:5px;
font:normal 80% Verdana,Trebuchet,Arial,Sans-serif;
}
Langkah 2
Copas kode berikut ini tepat di atas kode </body>
<div class='copyright'>Copyright © 2010 di sini kata-kata terserah Sobat<div>Misalnya tulisan Copyright pada blog Kumpulan Tutorial Ngeblog
Langganan:
Postingan (Atom)